Duo Tosca Endemik Madiun Jaya

Kereta api Madiun Jaya adalah layanan kereta api penumpang antarkota yang menawarkan kelas eksekutif dan ekonomi premium, dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia. Kereta ini melayani rute Pasar Senen–Madiun melalui lintas selatan Jawa, melewati Purwokerto dan Yogyakarta.

{getToc} $title={Daftar Isi}

Informasi Umum

KA 144 Madiun Jaya "kesiangan" imbas anjloknya KA Purwojaya di Karawang

Kereta ini termasuk jenis layanan kereta api antarkota dan saat ini berstatus beroperasi di wilayah Daerah Operasi I Jakarta. Madiun Jaya mulai beroperasi pada 1 Februari 2025. Layanan ini menggunakan rel berat dengan lebar sepur 1.067 mm dan kecepatan operasional antara 70–120 km/jam. Frekuensi perjalanan kereta ini adalah satu kali keberangkatan pulang-pergi setiap hari. Stasiun awal keberangkatan berada di Pasar Senen, sementara stasiun akhir berada di Madiun. Jarak tempuhnya mencapai 667 km dengan waktu tempuh rata-rata 8 jam 59 menit, menjadikannya salah satu kereta antarkota tercepat di rute ini.


Pelayanan Penumpang

Kereta Madiun Jaya menawarkan dua kelas tempat duduk: eksekutif dan ekonomi premium. Kelas eksekutif memiliki 50 tempat duduk dengan pengaturan 2-2, di mana kursi dapat direbahkan dan diputar. Sementara kelas ekonomi premium memiliki 80 kursi, juga disusun 2-2, dengan 40 kursi menghadap ke depan dan 40 kursi menghadap ke belakang, serta dapat direbahkan. Fasilitas yang tersedia bagi penumpang meliputi restoran, hiburan, bagasi, mushalla, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, serta peredam suara. Untuk pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, kereta ini dilengkapi kaca panorama dupleks dengan tirai dan lapisan laminasi isolator panas.


Sejarah Layanan

Sebelum menjadi layanan antarkota dengan rute Pasar Senen–Madiun pada 1 Februari 2025, jenama Madiun Jaya pernah digunakan untuk layanan kereta komuter maupun aglomerasi. Salah satu contohnya adalah Madiun Jaya non-AC yang diresmikan pada 19 Desember 2009 oleh Menteri Perhubungan saat itu, Freddy Numberi, dengan rute Solo Balapan–Madiun–Kertosono. Layanan ini menggunakan armada KRDI generasi kedua. Karena tingkat keterisian rendah pada rute Madiun–Kertosono, relasinya kemudian diperpanjang hingga Yogyakarta pada 12 Maret 2010.

Mulai 20 Juni 2011, jenama Madiun Jaya juga digunakan untuk layanan komuter Madiun Jaya Ekspres AC dengan rute Madiun–Yogyakarta, menggunakan KRDI generasi ketiga. Kereta ini berhenti di semua stasiun sepanjang lintas tersebut. Pada beberapa periode, layanan ini sempat dioperasikan dengan KRDI generasi kedua karena KRDI generasi ketiga sering mengalami masalah teknis. Layanan Madiun Jaya Ekspres resmi dihentikan pada 10 Mei 2016.

Dalam grafik perjalanan kereta api (Gapeka) 2019, jenama Madiun Jaya kembali muncul untuk layanan kereta aglomerasi fakultatif kelas campuran eksekutif dan bisnis dengan relasi Madiun–Surabaya Pasarturi–Kandangan. Namun, layanan ini dihapus saat diberlakukan Gapeka 2023. Seiring berlakunya Gapeka 2025, Madiun Jaya mulai beroperasi pada 1 Februari 2025. Waktu tempuh rata-rata 8 jam 59 menit membuatnya menjadi layanan kelas campuran dengan durasi tercepat di rute Pasar Senen–Yogyakarta–Madiun.

Pada awal pengoperasian, rangkaian Madiun Jaya terdiri dari satu kereta pembangkit, enam kereta ekonomi stainless steel generasi pertama, satu kereta makan, dan dua kereta eksekutif baja ringan dengan kaca lebar. Mulai 21 Maret 2025, dua kereta eksekutif tersebut diganti dengan kereta eksekutif retrofit produksi Balai Yasa Manggarai tahun 2025. Kereta eksekutif retrofit ini merupakan pembaruan dari unit buatan 2002 dan 2009, menggunakan kursi serupa kereta eksekutif baja nirkarat generasi kedua. Madiun Jaya menjadi kereta pertama yang menggunakan kereta eksekutif retrofit tersebut.

K1 retrofit BY Manggarai ini sekarang hanya ada di rangkaian KA Madiun Jaya

K1 0 09 05 JAKK, K1 0 02 17 JAKK

KA 143 Madiun Jaya rangkaian belang dengan 2 kereta bagasi khusus

KA 143 Madiun Jaya melintasi Jembatan Sakalibel Bumiayu

Menurut Gapeka 2025, rangkaian kereta dialokasikan oleh Depo Kereta Jakarta Kota dan beristirahat di Depo Kereta Cipinang. Kereta ekonomi yang digunakan merupakan bekas unit Kutojaya Utara reguler yang sudah tidak beroperasi sejak Gapeka 2025. Kereta Madiun Jaya termasuk salah satu kereta penumpang antarkota yang memiliki terminus di Madiun, menyusul sebelumnya adanya kereta BIAS dengan rute Bandara Adi Soemarmo–Solo Balapan–Madiun.

Posting Komentar

Mohon gunakan bahasa yang baik dan sopan dalam berkomunikasi. Terima kasih atas kritik dan saran yang diberikan!

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak